Karl Friedrich Gauss

Gauss Karl Friedrich Gauss adalah seorang matematikawan dan ilmuawan jerman. Kadang – kadang disebut sebagai “pangeran matematikawan”. Gauss disetarakan dengan Isaac Newton dan Archimedes sebagai salah satu dari tiga matematikawan terbesar yang per nah hidup.

Dalam keseluruhan sejarah matematika mungkiun tidak pernah ada seorang anak yang begitu cepat menjadi dewasa sebelum waktunya seperti Gauss–berdasarkan sudut pandangnya sendiri Dia menyelesaikan dasar aritmetika sebelum dia bisa berbicara. Suatu hari, sebelum dia berusia 3 tahun, kegeniusannya terlihat nyata oleh orang tuanya dengan cara yang sangat dramatis. Ayahnya sedang menyiapkan gaji mingguan untuk para buruhnya, saat itu Gauss melihatnya. Dan Gauss memberi tahu ayahnya bahwa ada suatu kesalahan dalam perhitungan ayahnya. Satu hala yang hebat suatu pengecekan perhitungan menunjukkan bahwa GAuss benar.

Dalam disertasi doktoralanya gauss memberikan bukti lengkap pertama dari teorema dasar aljabar, yang menyatakan bahwa setiap persamaan polinom mempunyai penyelesaian sebanyak pangkatnya. Ketika dia berusia 19 tahun, dia menyelesaikan sebuah soal yang behkan membuat euclid kesuliatan, dengan menggambarkan sebuah poliogon teratur bersisi 17 dalam suatu lingkaran menggunakan balok segi empat dtar dan kompas. Dan pata usia 24 tahun dia mempublikasikan karya besarnya yang pertama “Disquisitiones Arithmeticae“, oleh banyak orang dianggap sebagai salah satu prestasio yang paling brilian dalam matematika. Dalam karya ini Gauss menyusun kajian teori bilangan (sifat sifat bilangan bulat) dan merumuskan konsep dasarnya.

Diantara banyak prestasinya , Gauss menemukan bahwa kurva Gaussian atau “lonceng” yang menjadi dasar dalam teori peluang, memberikan tafsiaran geometris pertama dari bilangan kompleks dan menetapkan peran dasarnya dalam matematika, mengembangkan peta kesesuaian (mempertahankan – sudut), dan menemukan geometri euclidean 30 tahun sebelum gagasan tersebutt di publikasikan oleh orang lain. Dalam, bidang fisika dia membuat kontribusi utama pada teori lensa dan sifat kapiler, dan bersama Wilhelm Weber dia melakukan p-ekerjaan dasar dalam elektromaknetis. Gauss menciptakan heliotrope, bifiar magnetometer (pengukur intensitas dan arah medan magnet yang menggunakan dua kabel), dan sebuah telegrap elektronik.

di ambil dari buku “Elementary of Linear Algebra”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s